Cara mencari kos yang layak untuk mahasiswa dan hal yang wajib dicek

Keputusan memilih kos biasanya diambil dalam keadaan terburu buru, sering kali di hari yang sama dengan melihatnya, dan sering kali tanpa pembanding. Padahal kos adalah tempat Anda menghabiskan sebagian besar waktu selama bertahun tahun, dan uang yang terlanjur dibayar jarang bisa ditarik kembali.

Artikel ini berbentuk daftar periksa. Bawa saat survei, periksa satu per satu.

Sebelum Berangkat Survei

Tetapkan batas harga lebih dulu, termasuk biaya tersembunyi. Harga sewa bukan satu satunya pengeluaran. Hitung juga listrik, air, laundry kalau tidak boleh mencuci sendiri, dan ongkos ke kampus setiap hari. Kos yang lebih murah tapi jauh sering berakhir lebih mahal.

Survei minimal tiga tempat. Tanpa pembanding, Anda tidak punya dasar menilai apakah harganya wajar.

Datang di jam yang mewakili. Kos terasa berbeda di siang hari yang sepi dibanding malam hari ketika semua penghuni pulang. Kalau bisa, lihat dua kali di jam berbeda.

Daftar Periksa Saat di Lokasi

Air dan kamar mandi

  • Nyalakan keran, periksa tekanan airnya, bukan hanya apakah airnya keluar
  • Periksa warna dan baunya
  • Tanyakan apakah pernah mati air, dan berapa lama biasanya
  • Kalau kamar mandi luar, hitung jumlahnya dibanding jumlah kamar

Listrik

  • Hitung jumlah stopkontak di dalam kamar
  • Tanyakan apakah listrik termasuk atau dihitung terpisah
  • Kalau dihitung terpisah, tanyakan cara hitungnya dan berapa rata-rata tagihan penghuni lain
  • Tanyakan apakah ada pembatasan alat elektronik

Pertanyaan soal pembatasan alat ini sering dilewati. Sebagian kos melarang penanak nasi, pemanas air, atau setrika, dan itu mengubah banyak hal dalam keseharian Anda.

Sinyal dan internet

  • Cek sinyal ponsel di dalam kamar, bukan di teras
  • Kalau ada wifi, coba hubungkan saat survei dan buka sesuatu yang berat
  • Tanyakan berapa penghuni yang berbagi jaringan itu

Kamar

  • Periksa ventilasi dan apakah ada jendela yang benar benar bisa dibuka
  • Perhatikan bau lembap, terutama di sudut dan di balik lemari
  • Periksa kunci pintu, pastikan berfungsi dan tanyakan siapa saja yang punya cadangannya
  • Cek apakah dinding antar kamar tipis, misalnya dengan mendengarkan sebentar dalam keadaan hening

Lingkungan sekitar

  • Jarak ke warung makan terdekat
  • Jarak ke minimarket dan laundry
  • Apakah jalannya terang di malam hari
  • Apakah gang masuknya bisa dilewati kendaraan

Keamanan

  • Apakah ada pagar atau pintu utama yang dikunci malam hari
  • Siapa yang mengunci dan jam berapa
  • Apakah ada penjaga atau pemilik yang tinggal di tempat

Pertanyaan yang Wajib Diajukan ke Pemilik

Ajukan semuanya sebelum membayar, dan catat jawabannya.

  1. Berapa total biaya bulanan termasuk semua tambahan
  2. Berapa uang muka dan apakah bisa dikembalikan kalau batal
  3. Berapa lama ikatan sewa minimal
  4. Berapa jam tamu diperbolehkan, dan apakah tamu boleh masuk kamar
  5. Apakah boleh membawa kendaraan, dan di mana diparkir
  6. Apakah ada jam malam atau gerbang yang dikunci
  7. Siapa yang menanggung perbaikan kalau ada yang rusak
  8. Apakah boleh memasak di kamar
  9. Berapa pemberitahuan yang diperlukan kalau ingin pindah
  10. Apakah pernah ada kehilangan di kos ini

Pertanyaan keempat dan keenam adalah yang paling sering menimbulkan masalah belakangan, karena jawabannya sering dianggap sudah jelas padahal aturan tiap kos berbeda.

Tanda yang Sebaiknya Membuat Anda Mundur

Pemilik menolak menunjukkan kamar yang sebenarnya. Kalau yang ditunjukkan hanya kamar contoh dan kamar Anda nanti berbeda, minta lihat yang asli. Penolakan adalah jawaban tersendiri.

Diminta membayar penuh di tempat tanpa diberi waktu berpikir. Desakan untuk segera membayar karena banyak peminat adalah tekanan yang wajar dicurigai.

Tidak ada perjanjian tertulis apa pun. Meskipun sederhana, perjanjian tertulis melindungi kedua pihak. Tanpa itu, kesepakatan lisan tentang biaya dan pengembalian uang muka sulit dipertahankan.

Penghuni lama enggan menjawab ketika ditanya. Kalau ada kesempatan bertanya ke penghuni, lakukan. Jawaban yang hati hati atau canggung biasanya berarti sesuatu.

Sebelum Membayar

Minta kuitansi untuk setiap pembayaran, termasuk uang muka, dan pastikan tertulis untuk periode mana.

Foto kondisi kamar saat pertama masuk, termasuk kerusakan kecil yang sudah ada. Ini melindungi Anda ketika pindah nanti, agar kerusakan lama tidak dibebankan ke Anda.

Simpan nomor pemilik dan nomor penjaga secara terpisah.

Membandingkan Beberapa Pilihan secara Adil

Harga sewa yang tertera jarang menggambarkan biaya sebenarnya. Dua kamar dengan harga sama bisa berbeda beberapa ratus ribu per bulan setelah semuanya dihitung.

Komponen Kos A Kos B
Sewa per bulan
Listrik, kalau terpisah
Air dan iuran kebersihan
Internet, kalau tidak disediakan
Laundry, kalau tidak boleh mencuci sendiri
Transportasi ke kampus per bulan
Parkir, kalau dipungut
Total sebenarnya

Isi tabel ini untuk setiap kos yang Anda pertimbangkan, lalu bandingkan baris terakhirnya. Kos yang lebih murah di brosur sering berakhir lebih mahal setelah ongkos harian ke kampus dijumlahkan selama dua belas bulan.

Isi Perjanjian yang Perlu Dipastikan

Banyak kos memakai kesepakatan lisan. Itu lazim, tetapi tetap minta kejelasan atas tujuh hal berikut, dan catat jawabannya.

  • Besar uang jaminan dan syarat pengembaliannya.
  • Tanggal jatuh tempo pembayaran dan cara pembayarannya.
  • Apa yang termasuk dalam harga sewa, terutama listrik dan air.
  • Pihak yang menanggung kerusakan, misalnya keran bocor atau pendingin ruangan mati.
  • Pemberitahuan minimal kalau Anda hendak pindah, dan akibatnya kalau pindah di tengah masa sewa.
  • Aturan tamu, jam malam, dan penggunaan dapur.
  • Apakah harga dapat naik di tengah masa sewa.

Kalau pemilik bersedia, mintalah ringkasannya lewat pesan tertulis. Ini bukan tanda tidak percaya, melainkan cara menghindari selisih ingatan satu tahun kemudian.

Tanda yang Sebaiknya Membuat Anda Mundur

Beberapa hal lebih baik dibaca sebagai peringatan, bukan sebagai kekurangan kecil.

Pemilik menolak Anda melihat kamar yang sebenarnya. Diperlihatkan kamar contoh lalu diberi kamar lain adalah masalah yang sering muncul.

Diminta membayar penuh sebelum melihat tempatnya. Terutama pada penawaran yang hanya ada di internet.

Tidak ada penghuni lain yang bisa ditanyai. Kalau memungkinkan, tanyakan kepada satu penghuni lama soal air, listrik, dan sikap pemilik saat ada kerusakan.

Jalan masuk gelap atau tidak ada pintu yang bisa dikunci dengan benar. Ini bukan soal kenyamanan.

Pemilik mendesak Anda memutuskan saat itu juga. Tekanan waktu hampir selalu bekerja untuk pihak yang mendesak.

Hal yang Dilakukan pada Hari Pertama Masuk

  1. Potret keadaan kamar dari beberapa sudut, termasuk kerusakan yang sudah ada. Simpan fotonya sampai Anda pindah.
  2. Catat angka meteran listrik kalau pembayarannya terpisah.
  3. Coba semuanya, yaitu keran, pancuran, saluran air, kunci pintu, dan colokan listrik. Laporkan yang tidak berfungsi hari itu juga, bukan nanti.
  4. Simpan nomor pemilik dan nomor penjaga, kalau ada.

Langkah pertama yang paling sering dilewati, dan yang paling sering dibutuhkan, adalah pemotretan di hari pertama. Itu yang menentukan perselisihan soal uang jaminan di akhir masa sewa.

Baca Juga

By Saputra

One thought on “Cara Mencari Kos yang Layak dan Hal yang Wajib Dicek Sebelum Membayar”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *