Hambatan terbesar mengolah data skripsi biasanya bukan rumusnya, melainkan tidak tahu harus menekan apa dan membaca angka yang mana. Artikel ini menyusunnya berurutan, dari menyiapkan data sampai membaca hasilnya.
Satu hal perlu diluruskan lebih dulu. Perangkat lunak tidak memutuskan apa pun. Dia hanya menghitung apa yang Anda minta. Memilih uji yang tepat tetap pekerjaan Anda, dan itu ditentukan oleh pertanyaan penelitian serta jenis datanya.
Menyiapkan Data Sebelum Masuk Aplikasi
Tahap ini yang menentukan kelancaran sisanya, dan yang paling sering diabaikan.
- Satu baris untuk satu responden, satu kolom untuk satu variabel. Tanpa kecuali.
- Beri nama variabel yang pendek dan tanpa spasi, misalnya X1_1 untuk butir pertama variabel bebas pertama.
- Ubah jawaban menjadi angka. Skala Likert umumnya 1 sampai 5.
- Balik skor pada pernyataan bernada negatif sebelum dijumlahkan, kalau kuesioner Anda memuatnya.
- Tandai data kosong dengan kode yang konsisten, jangan dibiarkan benar benar kosong tanpa keterangan.
- Periksa nilai yang mustahil, misalnya angka 7 pada skala 1 sampai 5. Biasanya salah ketik.
Kerjakan ini di pengolah angka lebih dulu, baru pindahkan ke aplikasi statistik. Memperbaiki data yang berantakan setelah dianalisis berarti mengulang seluruh analisis.
Memilih Uji yang Tepat
| Pertanyaan penelitian Anda | Uji yang lazim dipakai |
|---|---|
| Menggambarkan ciri responden | Statistik deskriptif, frekuensi |
| Hubungan antara dua variabel | Korelasi Pearson atau Spearman |
| Pengaruh satu variabel bebas | Regresi linier sederhana |
| Pengaruh dua variabel bebas atau lebih | Regresi linier berganda |
| Perbedaan antara dua kelompok | Uji t |
| Perbedaan antara tiga kelompok atau lebih | Anova |
Kalau penelitian Anda memakai regresi, ada uji asumsi klasik yang biasanya diminta lebih dulu, yaitu normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Ketentuannya berbeda antar program studi, jadi pastikan ke pembimbing mana saja yang diwajibkan.
Urutan Pengerjaan
- Masukkan data, lalu tetapkan nama dan jenis tiap variabel.
- Uji validitas dan reliabilitas instrumen.
- Jalankan statistik deskriptif untuk menggambarkan responden.
- Jalankan uji asumsi klasik, kalau memakai regresi.
- Jalankan uji utama sesuai hipotesis Anda.
- Salin tabel keluarannya ke naskah, lalu tulis pembacaannya.
Langkah keenam yang paling sering keliru. Menempelkan tabel keluaran mentah tanpa menjelaskannya bukan bab empat, melainkan lampiran.
Angka yang Perlu Dibaca
| Nilai | Artinya |
|---|---|
| Signifikansi di bawah 0,05 | Pengaruh atau perbedaan dinyatakan bermakna pada taraf 5 persen |
| Signifikansi di atas 0,05 | Tidak cukup bukti untuk menyatakan ada pengaruh |
| R Square | Besarnya keragaman variabel terikat yang dijelaskan model |
| Koefisien B | Besar dan arah perubahan variabel terikat tiap satu satuan variabel bebas |
Dua catatan yang sering ditanyakan penguji. Pertama, hasil yang tidak signifikan bukan kegagalan penelitian, dan tidak boleh diakali. Melaporkannya apa adanya lalu membahas kemungkinan penyebabnya justru dinilai lebih baik. Kedua, hubungan yang signifikan tidak otomatis berarti sebab akibat.
Kalau Tidak Punya Aksesnya
Aplikasi statistik berbayar sering tidak terjangkau mahasiswa. Beberapa jalan yang sah:
Laboratorium komputer kampus. Banyak kampus menyediakan lisensinya, dan ini yang pertama perlu ditanyakan.
Aplikasi gratis. JASP dan jamovi dapat mengerjakan hampir semua uji yang dibutuhkan skripsi sarjana, tampilannya serupa, dan keluarannya dapat disalin ke naskah. R juga gratis, tetapi kurvanya lebih curam.
Pengolah angka biasa. Untuk statistik deskriptif, korelasi, dan regresi sederhana, fitur analisis data di pengolah angka sudah memadai.
Pastikan dulu ke pembimbing apakah aplikasi selain yang biasa dipakai diperbolehkan, karena sebagian program studi menetapkan satu aplikasi tertentu beserta format keluarannya.
Satu hal terakhir. Memahami apa yang Anda jalankan lebih penting daripada berhasil menjalankannya. Penguji menanyakan alasan pemilihan uji dan arti angkanya, bukan urutan tombol yang Anda tekan.
Baca Juga
- Cara Melakukan Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen
- Cara Menentukan Populasi dan Sampel Penelitian
- Panduan Menyusun Skripsi dari Nol sampai Sidang
